Perkembangan Pemasukan Bahan Pakan Asal Tumbuhan (BPAT) Tahun 2020

Tanggal Posting : 09 Oktober 2021 | Publikasi : (admin) | Hits : 56

Pertumbuhan jumlah penduduk dan peningkatan pendapatan masyarakat menuntut tersedianya pangan hewani asal ternak dalam jumlah yang cukup, terjangkau serta memenuhi aspek mutu dan kehalalan. Untuk penyediaan protein hewani berbasis ternak, saat ini pangan hewani berbasis unggas (daging unggas dan telur) telah menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia. Hal ini ditandai dengan tingkat partisipasi konsumsi yang tinggi untuk telur (92,20%) dan daging unggas (57,78%).

Dalam produksi ternak, pakan merupakan komponen biaya terbesar. Berdasarkan hasil Survei Struktur Ongkos Usaha Peternakan Tahun 2017, komponen pakan berkontribusi sekitar 56,95% terhadap total biaya pada budidaya ayam ras pedaging di tingkat rakyat. Sementara untuk budidaya ayam ras petelur, kontribusi pakan sebesar 70,97%. Dalam produksi pakan unggas, komponen biaya terbesar adalah bahan pakan, dimana komponen biaya ini mencapai 83-89% dari total biaya produksi. Salah satu permasalahan dalam penyediaan pakan unggas yang berdaya saing di Indonesia adalah masih tingginya kandungan bahan pakan impor dalam produksi pakan. Sekitar 35% dari volume bahan pakan unggas di Indonesia masih bergantung pada komponen impor seperti bungkil kedelai (Soybean meal), corn gluten meal, meat bone meal dan premiks.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan bahan baku untuk industri pakan nasional yang berasal dari impor, telah diatur dengan regulasi Peraturan Menteri Pertanian Nomor 57 Tahun 2015. Untuk mendukung transformasi pelayanan oleh Kementerian Pertanian yang serba cepat di era digital, Direktorat Pakan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan pada tahun 2017 telah mengembangkan Sistem Layanan Rekomendasi secara online (http://simrek.ditjenpkh.pertanian.go.id). Hasil dari pelayanan pemasukan bahan pakan asal tumbuhan secara online selama tahun 2020 dirangkum dan disajikan dalam buku ini. Semoga publikasi ini dapat bermanfaat dalam mendukung berkembangnya industri pakan dalam menyediakan protein hewani bagi masyarakat Indonesia.

 

Perkembangan Pemasukan Bahan Pakan Asal Tumbuhan (BPAT) Tahun 2020 dapat diunduh disini